Home / Entrepreneur / Apa Yang Dimaksud Dengan Model Bisnis?

Apa Yang Dimaksud Dengan Model Bisnis?

Business Model for Startup – Bag.2
Secara ringkas, model bisnis adalah  merupakan alat bantu yang menjelaskan bagaimana suatu organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap suatu nilai tambah (=value). Kita memerlukan alat ini untuk memberikan pandangan yang menyeluruh akan proses bisnis yang kita akan rencanakan, atau bahkan menjelaskan bisnis yang sedang berjalan.Banyak bisnis yang baru mulai dan mengalami banyak kendala selama operasionalnya. Model bisnis bisa membantu kita menganalisa masalah dan mencari solusinya. Jika baru memulai, kita bisa menggunakan model bisnis untuk merancang bentuk yang sesuai dengan kemampuan kita pada saat ini. Juga memungkinkan kita untuk merancang pengembangan di masa depan.


business_model_generation-WITAlexander Osterwalder dalam bukunya Business Model Generation menciptakan sebuah framework yang sederhana dan mudah dimengerti untuk menggambarkan bisnis kita yaitu Business Model Canvas. Pada business model canvas ini ada sembilan kotak yang merepresentasikan elemen kunci yang secara umum akan ada pada semua model bisnis.

Kesembilan hal tersebut adalah:

  1. Customer segments
  2. Value proposition
  3. Channel
  4. Customer relationship
  5. Revenue stream
  6. Key resource
  7. Key activities
  8. Key partners
  9. Cost

Buku ini sukses menyederhanakan bagaimana sebuah model bisnis bisa membantu perusahaan dalam menganalisa dan memperbaiki masalah mereka.
Namun untuk jenis bisnis startup ternyata model canvas ini kurang sesuai dan masih membutuhkan modifikasi sedikit.

Adapun penyesuaian yang dibuat oleh Ash Maurya dengan model Lean Canvas lebih sesuai karena spesifik untuk startup. Jika Business Model  Generation menganalisa perusahaan yang sudah terkenal. Sementara model Lean Canvas ditujukan untuk perusahaan yang ingin menjadi terkenal.running-lean

Banyak contoh yang diberikan dalam buku Business Model Generation adalah perusahaan yang terkenal seperti Apple misalnya. Walaupun dibahas dengan detail, banyak kasus dalam perusahaan Apple yang tidak dimulai dari awal, setidaknya tidak terlalu jelas dan medetail. Sehingga ada kekosongan antara masa awal sampai perusahaan itu mulai menanjak ke puncak. Padahal proses awal ini banyak mengandung pembelajaran. Di titik inilah Ash Maurya membuat modifikasi, agar perusahaan startup bisa menggunakan model canvas itu dengan baik.

Apakah modifikasi ini membuatnya menjadi berubah drastis? Tidak sama sekali. Perubahan itu hanya dibuat untuk memudahkan segmen startup dalam
menentukan model bisnis bagi mereka. Jika Business Model Canvas lebih ditujukan kepada perusahaan yang sudah berjalan dan mapan, bukan berarti
model itu tidak bisa digunakan kepada startup. Tapi beberapa hal penting terasa ada yang hilang seperti bagaimana mencapai tingkat tertentu dimana siap dikembangkan menurut ukuran skalabilitas tertentu.

Kedua gambar dibawah ini  menggambarkan kedua bentuk canvas secara bersamaan dan point yang dimodifikasi. Anda bisa melihat bahwa Lean Model Canvas merupakan pengembangan lanjutan dari Business Model Canvas. Klik untuk memperbesar…

Business-Model-Canvas

Lean-Model-Canvas

perbandingan

 

About Samuel Henry

Saya seorang Gamer. Itu pekerjaan utama saya, sementara sampingan yang lain adalah Pembicara baik untuk bidang Teknologi & Softskill, juga sering menjadi Coach & Trainer untuk bidang IT, saya penulis buku, dan saat ini saya menjadi Mentor di Jogja Digital Valley (JDV) Hobby saya menulis, melukis dan menggambar serta mendengar musik. Saya suka topik kreativitas, karena saya percaya kita mendapat anugerah kreatif agar kita tidak lupa menjadi bagian dari Pencipta.