Home / Entrepreneur / Basic Marketing & Market Segmentation

Basic Marketing & Market Segmentation

Produk dan layanan sudah ada. Kini apa yang sebaiknya dilakukan para pendiri StartUp? Mengapa tidak mencoba pemasaran dan mengenal segmentasi pasar untuk produknya?

Sekilas materi itu tidak rumit dan kompleks. Tapi ketika anda melihat sistem pemasaran bagi produk atau layanan anda maka saya yakin bahwa ada titik dimana anda ragu melangkah karena melihat masalah pemasaran dan segmentasi pasar ini tidak semudah yang anda kira di awal membangun startup.

Ya, pemasaran bagi startup memang memiliki  masalah. Yaitu: Anda tidak punya uang banyak. Sehingga model pemasaran yang saat ini kurang relevan dengan kondisi anda. Jaman sebelum internet pun sudah ada masalah seperti itu dan solusinya adalah sistem pemasaran gerilya (Guerilla Marketing) namun jauh lebih sederhana karena saat ini teknologi sudah masuk ke hampir seluruh sendi kehidupan. Akibatnya adalah bahwa penerapan pemasaran tidak bisa mengabaikan teknologi.

Pemasaran untuk startup memiliki keunikan dan penerapan yang berbeda dengan pemasaran biasa. Malah bisa dikatakan sistem pemasaran biasa mencoba meniru pemasaran online karena suka atau tidak pemasaran online bertumbuh dengan sangat pesat.  Saat ini pemasaran online sudah memiliki tempat selain pemasaran tradisional yang masih berlangsung sampai sekarang.

Untuk itu saya membuat presentasi yang cukup singkat dan langsung to the point. Berisikan beberapa item penting yang perlu diperhatikan dengan lebih detail oleh para Startup dalam membuat, merencanakan dan mengimplementasikan pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka.


 

About Samuel Henry

Saya seorang Gamer. Itu pekerjaan utama saya, sementara sampingan yang lain adalah Pembicara baik untuk bidang Teknologi & Softskill, juga sering menjadi Coach & Trainer untuk bidang IT, saya penulis buku, dan saat ini saya menjadi Mentor di Jogja Digital Valley (JDV) Hobby saya menulis, melukis dan menggambar serta mendengar musik. Saya suka topik kreativitas, karena saya percaya kita mendapat anugerah kreatif agar kita tidak lupa menjadi bagian dari Pencipta.