Home / Edukasi / Bimtek Kemahiran Berkontrak Bagi Para Pelaku Ekonomi Kreatif Bidang Digital Kreatif

Bimtek Kemahiran Berkontrak Bagi Para Pelaku Ekonomi Kreatif Bidang Digital Kreatif

Panjang judul event pelatihan yang diadakan oleh Bekraf pada tanggal 17 dan 18 Oktober 2016, namun lebih panjang pula manfaatnya. Selama 2 hari saya mengikuti pelatihan ini dengan undangan dari Aditif (Asosiasi Digital Kreatif).

Bertempat di hotel Alana Jogjakarta, saya bersama teman-teman startup (sekitar 50 peserta) mengikuti pelatihan ini dengan antusias. Kenapa antusias? Harus diakui bahwa salah satu aspek penting dalam bisnis adalah pemahaman tentang perjanjian seperti kontrak. Banyak pelaku startup yang masih kurang memahami aspek perjanjian dan ragamnya.

Manfaat Langsung

Beberapa pemateri memberikan berbagai penjelasan yang menyeluruh dan disertai dengan contoh kasus. Banyak pertanyaan yang muncul baik bersifat umum maupun spesifik untuk kasus tertentu.

Yang paling menarik adalah contoh pembahasan mengenai Merek dan Paten. Banyak pemahaman yang bahkan saya sendiri kurang memahami bahkan salah persepsi. Dengan mengikuti pelatihan seperti ini maka banyak insight yang baru bisa saya pelajari. Sebagai praktisi, mengikuti trend itu memang penting. Tapi tidak kalah penting pula memahami konteks dan aspek legal yang mendukung dan melindungi kegiatan bisnis kita.

whatsapp-image-2016-10-17-at-2-45-36-pm

Yang saya apresiasi adalah pemateri yang ditunjuk adalah para pakar yang bergerak langsung di bidang tersebut. Sehingga saya melihat banyak jawaban yang mengena dan langsung to the point serta bisa diambil pelajaran darinya. Contohnya seperti Bapak Dr. Robinson Sinaga, yang membawa materi Merek dan Paten serta topik tentang hak cipta dan perlindungan karya lainnya.

Melawan Kemalasan, Meminimalkan Keruwetan

Itu yang saya tangkap dari manfaat secara global mengikuti pelatihan ini. Sebagai pengamat dan praktisi, saya melihat banyak para pelaku startup yang merasa malas mengurus hal-hal yang berkaitan dengan persoalan legal dan hukum. Padahal hal itu sangat penting serta membutuhkan pemahaman yang baik pula.

Tanpa pemahaman yang baik, maka potensi masalah bisa saja terjadi dan bila sudah muncul maka keruwetan tidak akan mudah diurai bila kita para pelaku tidak memahami dengan benar baik duduk persoalan maupun solusi masalah yang bisa diambil.

whatsapp-image-2016-10-17-at-3-54-32-pm

Sebagai orang teknis, tentu mengetahui aspek legal seperti kontrak akan sangat membantu dalam operasional dan kegiatan bisnis lainnya. Suka atau tidak, banyak aspek bisnis yang saling berinteraksi dan tentunya interaksi ini banyak dibangun dan disepakati berdasarkan kesepakatan tertentu.

 

 

 

About Samuel Henry

Saya seorang Gamer. Itu pekerjaan utama saya, sementara sampingan yang lain adalah Pembicara baik untuk bidang Teknologi & Softskill, juga sering menjadi Coach & Trainer untuk bidang IT, saya penulis buku, dan saat ini saya menjadi Mentor di Jogja Digital Valley (JDV) Hobby saya menulis, melukis dan menggambar serta mendengar musik. Saya suka topik kreativitas, karena saya percaya kita mendapat anugerah kreatif agar kita tidak lupa menjadi bagian dari Pencipta.