Home / Entrepreneur / Growing Your Startup with Indigo Creative Nation

Growing Your Startup with Indigo Creative Nation

Program inkubasi dan akselerasi Indigo Creative Nation yang didukung sepenuhnya oleh Telkom Indonesia untuk tahun 2016 ini sudah dimulai. Apa saja yang berbeda dari program ini dibanding tahun sebelumnya? Saya akan memberikan beberapa insight yang bisa membantu anda untuk menilai apakah program ini sesuai dengan kebutuhan startup anda.

Saya kutip dari websitenya: Program Indigo Tahun 2016 mengusung tema “Building Strong Indonesia Digitalpreneur with Disruptive Mindset“. Dengan tagline “Work Together Grow Together”, TELKOM memberi kesempatan bagi para startup untuk merealisasikan karya kreatif mereka, baik yang masih dalam bentuk ide, produk yang sudah memiliki pengguna, bisnis yang sudah mendatangkan pendapatan, serta bisnis yang membutuhkan akselerasi dan pendanaan lebih lanjut.  Pada Batch I 2016 ini, karya yang akan diterima hanya untuk kategori Innovative product dan Innovative Business.

Yang Berbeda di Program 2016

Untuk seleksi Batch 1 tahun 2016 ini, sengaja tidak disertakan proposal yang berbentuk ide. Jadi yang diterima sudah dalam bentuk produk jadi  maupun bisnis yang sudah berjalan atau sudah memiliki traction.

Ada enam kategori produk yang dapat dipilih oleh start-up, yaitu:

  1. City & Goverment Solution
  2. Business Solution
  3. Home Solution
  4. Commerce
  5. Personal Apps
  6. Social Media & Community.

Yang Didapatkan Startup

Start-up yang terpilih, mendapat dukungan inkubasi selama tujuh bulan dan mendapatkan berbagai fasilitas, seperti:

  • Akses pasar melalui channel pemasaran Telkom
  • Pendampingan bisnis dan teknis oleh para mentor
  • Kesempatan bagi Startup untuk tumbuh menjadi perusahaan global bersama Telkom Group sangat terbuka lebar karena berkesempatan memiliki akses langsung terhadap customer base Telkom Group sebesar 200 juta pelanggan lebih, baik pelanggan fixed line maupun mobile
  • Bekerja sama dengan seluruh perusahaan di Telkom Group
  • Memasuki pasar global melalui representative Telkom Group International Office di 10 negara
  • Pendanaan sejumlah mulai Rp. 120 juta sampai dengan Rp 2 Milyar dengan share saham mulai  6% up to 25% per startup
  • Fasilitas kerja  yang nyaman dan dinamis di Bandung Digital Valley, Jogja Digital Valley, dan Jakarta Digital Valley.

indigo

Yang Perlu Diperhatikan

Dengan melihat potensi peluang dan kerjasama yang sangat menguntungkan itu, tentu program ini menarik bukan? Tentu tidak semua startup lolos dengan mudah ke tahap selanjutnya yaitu program inkubasi itu sendiri. Startup anda harus memenuhi beberapa ketentuan baik dari sisi founder (mencapai 60% penilaian) maupun produk/bisnis (mencapai 40% penilaian) yang ditawarkan.

Untuk founder variable, yang dinilai adalah:

Character:

  1. Geting stuff done
  2. Team Bonding
  3. Team Risk
  4. Capabilities

Sementara untuk product/business variable, yang dinilai adalah:

  1. Lean Canvas Element
  2. Problem-Solution Fit / Product-Market Fit
  3. Metrics (Acquisition, Activation, Retention, Revenue, Referall)
  4. Future Development Plan

Jadi, dari awal saja startup anda harus sudah bisa memberikan nilai terbaik untuk semua poin diatas. Batas pendaftaran sampa 30 April 2016 nanti.

Menurut saya, program Indigo Creative Nation adalah salah satu program inkubasi terbaik dan terlengkap. Sebagai mentor dari beberapa inkubator dan sebagai praktisi IT, saya melihat potensi yang begitu bermanfaat dari program ini kepada startup yang berhasil lolos.

Jika startup anda belum lolos, pelajarilah poin penilaian diatas, karena menurut saya, penilaian yang diminta merupakan hal penting bagi semua startup terlepas dari niat ikut program maupun tidak. Dengan memenuhi poin tersebut, anda sudah mengarahkan startup anda ke level sukses dengan peluang yang lebih besar.

Semau kini tergantung sepenuhnya kepada anda dan startup anda. Menurut pandangan saya, jalan menuju keberhasilan sudah ada dengan program Indigo Creative Nation ini. Tapi, sepenuhnya adalah upaya dan niat dari para founder untuk menjalani dan mencapainya.

About Samuel Henry

Saya seorang Gamer. Itu pekerjaan utama saya, sementara sampingan yang lain adalah Pembicara baik untuk bidang Teknologi & Softskill, juga sering menjadi Coach & Trainer untuk bidang IT, saya penulis buku, dan saat ini saya menjadi Mentor di Jogja Digital Valley (JDV) Hobby saya menulis, melukis dan menggambar serta mendengar musik. Saya suka topik kreativitas, karena saya percaya kita mendapat anugerah kreatif agar kita tidak lupa menjadi bagian dari Pencipta.