Home / Startup / Trend Startup di 2017

Trend Startup di 2017

Kalau berbicara trend rasanya sangat asyik dan menyenangkan. Betapa tidak, membahas trend berarti membahas kekinian alias yang sedang nge-hits. Juga membicarakan trend seperti membicarakan ramalan. Dan kita tahu bagaimana ramalan berjalan, ada yang benar dan dan ada yang tidak. Disini kita membahas berbagai topik yang mungkin akan muncul di tahun 2017.

Fintech

Akan semakin banyak bermunculan startup di bidang fintech. Aturan dari BI dan OJK yang lebih jelas akan mempermudah aturan main di kategori ini. Bayangkan dengan potensi pasar di Indonesia yang masih belum tergarap maksimal walau pemainnya sudah mulai ramai. Ambil contoh soal e-payment, walau sudah belasan model pembayaran namun belum ada penguasa pasar. Masyarakat masih suka menggunakan transfer ATM dan kita ketahui cara ini masih sangat kolot. Bagaimana mengedukasi dan mengubah masyarakat menjadi cashless society? Itu adalah jmpian di dunia fintech. Paling tidak sebagian.

Namun fintech bukan hanya soal payment saja. Masih banyak solusi lain yang bisa dikenalkan oleh startup yang tertarik melihat pertumbuhan industri fintech yang pesat di tanah air. Satu hal yang pasti, pemain selalu  membutuhkan aturan dan soal ini masih ada beberapa aturan yang belum baku dan bisa menghambat pertumbuhannya. Namun jangan khawatir, pemerintah sudah melihat dan sedang  berbenah. Tidak lama lagi akan keluar peraturan yang mengakomodasi kebutuhan dan industri fintech.

Agotech

Beberapa waktu belakangan ini semakin banyak bermunculan startup yang berbasis agrobisnis alias pertanian. Sangat disyukuri karena potensi alam di Indonesia akan semakin bisa dikembangkan bila startup sudah mulai masuk ke ranah ini. Penggunaan teknologi dan pertanian serta inovasi yang dikedepankan akan memberikan nuansa baru dan nafas segar bagi industri dan sektor pertanian itu sendiri.

Kemudahan berbisnis di dunia agribisnis akan semakin mudah dengan dukungan teknologi yang diberikan oleh startup. Ambil contoh seperti startup Angon (salah satu inkubasi Indigo Incubator 2016). Yang memberikan kemudahan bagi investor untuk berinvestasi ternak domba/kambing. Contoh sukses yang sudah duluan bisa dilihat dengan startup IGrow yang memberikan kemudahan berinvestasi dan memonitoring hasil pertanian.

Banyak lagi potensi disektor pertanian yang bisa diakselerasikan bahkan dibuat inovasinya. Dengan kondisi Indonesia, tentu hal ini akan sangat berdampak positif dan meluas.

IOT (Internet Of Things)

Ketersediaan alat pendukung yang semakin murah dan mudah didapat menjadi salah satu kenapa industri berbasis IOT akan tetap bersinar di tahun 2017. Impian manusia untuk mengotomatisasi berbagai hal dan mengkoneksikan berbagai peralatan di lingkungannya demi kemudahan dan kenyamanan hidup menjadi alasan utama mengapa trend IOT masih akan berlanjut di tahun depan.

Sayangnya di Indonesia masih belum banyak digarap oleh startup, padahal industri yang membutuhkan solusi IOT dan pasar potensialnya masih terbuka lebar. Ayo, kenapa tidak mulai membangun berbagai solusi dan layanan berbasis IOT mulai dari sekarang? Bahkan bisa berkolaborasi dengan startup lain sehingga solusi yang dibangun tidak harus dilakukan sendiri.

Apakah semua trend ini pasti berlangsung? Saya tidak tahu pasti. Yang saya lihat, ada beberapa indikasi mengapa saya mengatakan bahwa trend dari ketiganya akan muncul di tahun 2017. Data dari beberapa sumber pusat statistik regional dan startup di dalam dan luar negeri mendukung analisa saya. Namun bisa saja terjadi perubahan karena inovasi selalu muncul. Siapa tahu?

About Samuel Henry

Saya seorang Gamer. Itu pekerjaan utama saya, sementara sampingan yang lain adalah Pembicara baik untuk bidang Teknologi & Softskill, juga sering menjadi Coach & Trainer untuk bidang IT, saya penulis buku, dan saat ini saya menjadi Mentor di Jogja Digital Valley (JDV) Hobby saya menulis, melukis dan menggambar serta mendengar musik. Saya suka topik kreativitas, karena saya percaya kita mendapat anugerah kreatif agar kita tidak lupa menjadi bagian dari Pencipta.